Bulutangkis

BULUTANGKIS

Peraturan permainan bulutangkis
Peraturan permainan ditentukan dan ditetapkan oleh siding tahunan Organisasi Olahraga Bulutangkis Internasional (IBF). Peraturan permainan ini mulai diperbaiki dan diberlakukan tanggal 1 Agustus 1998 dan berlaku sampai sekarang. Peraturan permainan bulutangkis diantaranya yaitu:
Lapangan (Court)
Lapangan harus berbentuk empat persegi panjang berukuran, panjang =13,40 m dan lebar 6,10 m, yang dibatasi oleh garis dengan lebar 40 mm. garis harus mudah terlihat dan sebaiknya berwarna putih.untuk menunjukkan daerah dimana kock jatuh pada saat dicoba, empat tanda selebar 44 mm dibuat pada daerah servis sebelah kanan dalam permaianan tunggal.jaraknya 530 mm serta 990 mm dari garis belakang lapangan.



(Gambar 1)

Net dan Tiang
Net atau jarring terbuat dari tali halus dan berwarna gelap, lubang-lubangnya berjarak antara 15-20 mm. panjang net sebaiknya sesuai dengan lebar lapangan yaitu 6,10 m, dan lebarnya 76 cm dengan bagian atasnya mempunyai pinggiran pita putih selebar 7,5 cm.
Tiang net dipancangkan tepat pada titik tengah ujung garis sampaing bagian lapangan untuk ganda dengan tinggi tiang 155 cm. net dipasang pada tiang yang tingginya 155 cm dari lantai. Bagian paling atas net di bagian tengah berjarak 1,524 m dari pernukaan lantaai, pada pinggir lapanagan berjarak 1,55 m di atas garis tepi permainan ganda.(Gambar 1)
Kock (Shuttle Cock)
Pada dasarnya kock boleh terbuat dari bahan alami ataupun bahan sintetis, tetapi karakteristik terbangnya harus serupa dengan kock yang dibuat secara alami. Kock harus mempunyai 16 lembar bulu yang ditancapkan pad dasar kock atau gabus yang dilapisi kain atau kulit. Panjang bulu kock antara 64-70 mm. pinggiran bulu-bulu kock mempunyai lingkaran dengan diameter 58-68 mm, sedangkan gabusnya berbentuk bulat bagian bawahnya dengan diameter 25 mm. Berat kock berkisar antara 73-85 grains (4,74-5,50 gram).
Kock yang baik memepunyai kecepatan yang konstan, apabila dicoba dengan pukulan bawah dari garis belakang ke bagian belakang lapangan laawan dan jatuh pada jarak antara 53-99 cm dari garis belakang.
Raket
Raket harus berukuran panjang tidak lebih dari 68 cm. kepala raket mempunyai panjang tidak lebih dari 23 cm. permukaan raket yang dipasang snar berukuuran tidak boleh lebih dari panjang 28 cm dan lebar 22 cm. pegangan tidak mempunyai ukuran tertentu, tetapi disesuaikan dengan keinginan orang yang menggunakannya.
Pakaian
Yang dimaksud pakaian di sini adalah segala sesuatu yang dikenakan pemain pada saat bertanding di lapangan. Pakaian yang diperbolehkan adalah pakaian olahraga dengan T-shirt lengan pendek dan celana pendek. Apabila ingin mencantumkan nama klub atau sponsornya, maka ada ketentuan lain. Sepatu yang digunakan tidak ada ketentuan, tetapi sebaiknya menggunakan sepatu ringan yang terbuat dari karet sebagai alasnya.
Pemain
Yang dimaksud “pemain” adalah orang yang ambil bagian dalam sebuah pertandingan. Permainan dapat tunggal atau ganda. Permainan tunggal adalah satu orang pemain di satu sisi dan satu lagi di sisi lainnya. Sedangkan dalam permainan ganda masing-masing bermain dua orang pemain disatu pihak. Pihak yang melakukan servis disebut server, pihak lain disebut penerima / receiver.
Undian / Toss
Sebelum permainan dimulai, maka kedua pihak yang akan bermain harus melakukan undian (toss). Pihak yang memenangkan undian mendapatkan kesempatan memilih salah satu untuk melakukan servis lebih dahulu, atau tidak serve dahulu, atau memilih tempat. Pihak yang kalah undian, baru memilih salah satunya.
Penghitungan (Scoring)
Permainan berlaku the best of three games, artinya maksimal pemain bertanding sebanyak tiga game (dua game kemenangan). Hanya pihak serve yang memperoleh angka. Permainan tunggal dan ganda terdiri atas 21 angka, jika hitungan sama-sama mencapai angka 20, maka pihak yang pertama kali memperoleh angka 14 mempunyai hak untuk menetapkan penambahan (setting) 3 angka sampai skor selisih 2 angka.
Pertukaran tempat
Para pemain akan bertukar tempat pada akhir set pertama, sebelum dimulainya set ke tiga, dan pada set ketiga atau pertandingan yang hanya berlangsung satu set, bila pihak yang unggul dalam pertandingan telah memperoleh angka 8 pada pertandingan yang berakhir pada angka 15.
Servis
Tidak seorang pemain pun diperbolehkan menunda servis untuk memulai permainan. Pihak servis maupun penerima servis harus berada pada daerah servis lapangan yang berbeda dengan posisi diagonal, tanpa menyentuh garis.raket pihak servis (server) sebelumnya harus membentur bagian bawah kock, dibawah pinggang server, serta saat kock dipukul , tangkai raket server harus mengarah ke bawah, seluruh bagian kepala raket server berada lebih rendah dari tangannya yang memegang raket dan gerakan raket server harus kontinyu ke depan tanpa melakukan gerak tipu.
Permainan Tunggal
Para pemain harus melakukan servis maupun menerima servis pada bagian lapangan sebelah kanan jika angka genap. Dan servis maupun menerima di sebelah kiri untuk angka ganjil. Jika server melakukan kesalahan atau shuttle cock jatuh dalam lapangan permainannya maka terjadi pindah servis. Jika receiver melakukan kesalahan atau shuttle cock jatuh dalam lapangan permainannya maka server memperoleh satu angka, dan seris dilanjutkan.
Permaianan Ganda
Untuk memulai permainan, pemain yang berada pada posisi sebelah kanan mulai servis dan menerima servis secara diagonal. Hanya receiver yang boleh menerima servis, jika servis menyentuh atau dipukul oleh temennya, maka terjadi point untuk lawan. Setelah servis dilakukan dan diterima receiver permainan dilakukan dan pemain bebas bergerak ke tiap posisi. Setelah servis dikembalikan, kock dipukul bergantian oleh kedua pemain pada pihak servis dan kedua pemain pada pihak peneriam sampai kock terhenti dari permainan.
Tidak boleh dilakukan pertukaran servis, jika pemain menempati server pertama maka selanjutnya sebagai server pertama, kecuali terjadi kesalahan servis.
Kesalahan Daerah Servis
Suatu kealahan daerah servis terjadi bila seorang pemain melakukan; servis di luar gilirannya, servis di daerah yang salah, berdiri pada daerah servis yang salah. Bila sebuah kesalahan daerah servis terjadi maka; jika suatu kesalahan diketahui sebelum servis berikutnya dilakukan, seruan “Let” diberikan, jika yang melakukan kesalahan memenangkan reli tetapi jika kalah dalam reli, maka tidak perlu diperbaiki.
Dan jika servis sudah dilakukan dan terjadi kesalahan dalam posisi maka servis diulang dengan memperbaiki posisi sebelumnya yang salah. Jika kesalahan tidak diperbaiki, maka permainan dilanjutkan tanpa mengubah posisi pemain yang sudah melakukan kesalahan.
Kesalahan (Fault)
Dikatakan terjadi kesalahan (fault) jika servis tidak benar, pihak servis melepaskan kock dalam usahanya melakukan servis, setelah melewati atas net, kock kemudian menyangkut pada net. Dalam permainan, kock; jatuh di luar garis lapangan , melewati bagian bawah net, tak dapat melewati net, menyetuh atap atau tembok samping, menyentuh orang , pakaian pemain, atau menyentuh benda yang ada disekitar lapangan, menyangkut atau tertahan pada raket ketika melakukan pukulan. Dalam permainan; seorang pemain memasuki daerah lawan dengan raket, dengan tubuh pada batas-batas tertentu, menghalangi-halangi lawan yang hendak melakukan pukulan ketika kock sedang melayang diatas net.
Lets
Seruan atau perintah “Let” dilakukan umpire untuk menghentikan permainan. Seruan let dilakukan untuk suatu kejadian yang tidak diduga atau tidak sengaja. Jika servis dilakukan sebelum pihak peneriam berada dalam keadaan siap.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: