Tunanetra

TUNA NETRA
Secara etimologis, kata tuna berarti luka, rusak, kurang atau tiada memiliki. Netra berarti mata atau penglihatan. Jadi tunanetra berarti kondisi luka atau rusaknya mata, sehingga mengakibatkan kurang atau tiada memiliki kemampuan persepsi penglihatan
1. Tunanetra memiliki keterbatasan dalam penglihatan antara lain :
a. Tidak dapat melihat gerakan tangan pada jarak kurang dari satu meter.
b. Ketajaman penglihatan 20/200 kaki yaitu ketajaman yang mampu melihat suatu benda pada jarak 20 kaki.c. Bidang penglihatannya tidak lebih luas dari 20º
2. Penglihatan normal, memiliki ciri-ciri:
1) Mata normal
2) Penglihatan dengan ketajaman 6/6-6/7,5 yaitu jika sesorang dapat melihat benda dengan jelas pada jarak antara 6 sampai dengan 7,5 meter atau efisiensi penglihatan sebesar 95 %-100 %
3) Penglihatan mata normal dan sehat
3. Hampir normal, memiliki ciri-ciri
1) Penglihatan 6/9-6/21 yaitu jika orang normal dapat melihat benda dengan jelas sejauh 9 sampai dengan 21 meter maka perbandingannya dengan orang dengan penglihatan hampir normal adalah sejauh 6 meter atau efisiensi penglihatan sebesar 75 %-90%
2) Tidak ada masalah gawat
3) Perlu diketahui penyebab yang mungkin dapat diperbaiki
4. Low Vision sedang, memiliki ciri-ciri:
1) Penglihatan 6/60-6/120 yaitu jika orang normal dapat melihat benda dengan jelas sejauh 60 sampai dengan 120 meter maka perbandingannya dengan orang dengan penglihatan low vision adalah sejauh 6 meter atau efisiensi penglihatan sebesar 10 %-20%
2) Masih mungkin orientasi dan mobilitas umum
3) Mendapat kesukaran berlalu lintas dan melihat nomor mobil
4) Membaca perlu memakai lensa kuat dan membaca menjadi lambat
5. Low Vision nyata, memiliki ciri-ciri:
1) Penglihatan 6/240 yaitu jika orang normal dapat melihat benda dengan jelas sejauh 240 meter maka perbandingannya dengan orang dengan penglihatan low vision nyata adalah sejauh 6 meter atau efisiensi penglihatan sebesar 5%
2) Gangguan masalah orientasi dan mobilitas
3) Perlu tongkat putih untuk berjalan
4) Umumnya memerlukan sarana baca dengan huruf Braille, radio dan pustaka kaset
6. Hampir buta, memiliki ciri-ciri:
1) Penglihatan menghitung jari kurang empat kaki
2) Penglihatan tidak bermanfaat bagi orientasi mobilitas
3) Harus memakai alat non visual
f. Buta total, memiliki ciri-ciri:
1) Tidak mengenal adanya rangsangan sinar
2) Seluruhnya tergantung pada alat indera selain mata

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: